XPRESI | MEDAN : Universitas IBBI sukses menyelenggarakan seminar bertema “Sadar Digital: Cerdas Menanggapi Kebohongan Dunia Maya” sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan literasi digital dan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya keamanan dan kecerdasan untuk tetap waspada terhadap risiko keamanan digital, perlindungan data pribadi, dan risiko penipuan digital dan penyalahgunaan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) di UCSN Hall Lantai 7 Kampus Universitas IBBI Jalan Sei Deli Medan,Sabtu (31/1/2026).
Acara ini merupakan kolaborasi antara Universitas IBBI dan komunitas Soulmantra, yang merupakan bagian dari AlumniAS Network, sebagai bentuk komitmen Universitas IBBI untuk terus menciptakan ruang pendidikan yang inklusif bagi kaum muda serta mendorong peningkatan kesadaran kritis terhadap tantangan dan peluang di era digital.
Acara secara resmi dibuka dengan kata sambutan Rektor Universitas IBBI, Ibu Dr. Lusiah, S.E., M.M., yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Bapak Dr. Edison Parulian, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kemampuan bersikap kritis dan etis kritis dalam menghadapi arus informasi yang semakin deras serta perlunya peran pengetahuan dalam membekali generasi muda terhadap ancaman digital seperti menjaga privasi dan keamanan data.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Project Leader Soulmantra Sumatera Utara, Bapak Adi Suranta, yang mengajak para peserta untuk menjadi agen perubahan yang dapat mempromosikan praktik digital yang aman di komunitas masing-masing.aktif membangun budaya digital yang positif, aman, dan bertanggung jawab.
Seminar ini menghadirkan para narasumber yang kompeten di bidang literasi digital dan keamanan siber, yang menyampaikan materi secara interaktif dan aplikatif. Peserta dibekali pemahaman mengenai cara mengenali hoaks, penipuan digital, manipulasi informasi, serta dampak penyalahgunaan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan sehari-hari.
Narasumber dalam seminar ini adalah Sares Wari, seorang Praktisi Keamanan Digital & AI, pendiri perusahaan teknologi, dan alumni Akademi Kepemimpinan Wanita YSEALI (WLA), Alfian Linux, seorang tokoh IT dan pakar keamanan siber serta Pendiri & CEO dan Penerima Penghargaan IVLP; dan Hendra, dosen Universitas IBBI sekaligus praktisi di bidang keamanan siber korporat.
Diskusi dimoderatori oleh Hawarina Simbolon Mulia, seorang alumni Program Beasiswa Akademik YSEALI (AFP). Para pembicara membahas topik-topik terkait keamanan digital, perlindungan data pribadi, dan tantangan penggunaan teknologi dan AI yang bertanggung jawab.
Acara berlangsung meriah dan dihadiri oleh lebih dari 500 peserta yang terdiri dari siswa/i SMA dari berbagai sekolah lanjutan di Kota Medan, serta mahasiswa/i Universitas IBBI. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan berbobot yang diajukan, terutama terkait keamanan digital, cara mengenali hoaks dan scam serta langkah-langkah praktis dalam melindungi diri di dunia maya.
Melalui seminar ini, Universitas IBBI berharap dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran digital di kalangan generasi muda, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan digital yang lebih cerdas, aman, dan bertanggung jawab.