20 Agustus 2026
ASURANSI ASTRA 2

Tim Bismillah dari Institut Teknologi Surabaya, salah satu dari 12 tim yang lolos ke tahap implementasi siap melaksanakan program intervensi literasi dan keuangan untuk ibu rumah tangga di Surabaya.

XPRESI | Jakarta : Dalam kondisi yang penuh tantangan seperti sekarang ini, pemahaman serta kemampuan dalam mengelola keuangan sangat dibutuhkan demi tercapainya stabilitas dan kesejahteraan finansial masyarakat yang pada akhirnya juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Berangkat dari kebutuhan ini, Asuransi Astra bersama MarkPlus Corporation menghadirkan ACTION! (Agent of Change for Financial Literacy & Inclusion) 2026, kompetisi yang mengajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk merancang sekaligus mengimplementasikan solusi bagi permasalahan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat. Setelah melalui beberapa tahap proses seleksi, terpilih 12 dari 79 tim berbagai universitas di Indonesia yang kini memasuki tahap implementasi dan berhak mendapatkan modal implementasi kegiatan masing-masing senilai Rp10 juta serta sesi coaching dari Asuransi Astra.

Dalam pemaparannya di Virtual Grand Roadshow ACTION! 2026, M. Ismail Riyadi selaku Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK menyampaikan bahwa berdasarkan data SNLIK 2025, masih ada kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia sekitar 14%, yang artinya dari 7 orang yang menggunakan produk keuangan hanya ada 1 yang benar-benar paham dengan produk keuangan tersebut.

“Peran mahasiswa sebagai agent of change dalam literasi keuangan adalah mengubah pola pikir, dari yang awalnya hanya fokus pada cara ‘menghabiskan uang’ atau ‘kaya dengan instan’ menjadi paham cara ‘mengelola, mengamankan, dan mengembangkan uang’ secara sehat demi masa depan. Melalui program ACTION! dari Asuransi Astra harapannya mahasiswa dapat menjadi penggerak-penggerak literasi keuangan di lingkungan masing-masing,” ujar M. Ismail Riyadi.

Dibuka pada 3 Juni 2026, tak kurang dari 82 proposal kegiatan telah didaftarkan 79 tim dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Dari proposal yang masuk, Asuransi Astra memilih 20 proposal terbaik untuk kemudian masuk ke tahap penjurian melalui metode presentasi daring. Dari 20 proposal ini pada awalnya Asuransi Astra akan memilih 10 proposal untuk diberi modal implementasi, namun mempertimbangkan kualitas program yang diajukan serta dampak yang nantinya dapat diciptakan, pada akhirnya Asuransi Astra memilih 12 proposal untuk masuk ke tahap implementasi.

Adapun kedua belas tim yang berhasil masuk ke tahap implementasi adalah Aurora dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Berjaya dari IPB Universty Bogor, Bismillah dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Dementor dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Doa Mama dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Fajar Indah dari Universitas Sebelas Maret Surakarta, Koen Saltink dari Universitas Airlangga Surabaya, Lumina dari Universitas Tadulako Palu, Melesat dari Universitas Tadulako Palu, Pengen Magang di Astra dari Universitas Indonesia Jakarta, Shifter dari Universitas Mercu Buana Jakarta, dan Trihas dari IPB University Bogor.

Tidak hanya memberikan modal, Asuransi Astra juga memfasilitasi tim Top 12 dengan sesi coaching yang langsung diberikan oleh peace leader Asuransi Astra dan fasilitator eksklusif Markplus. Hal ini dilakukan untuk memastikan program dapat terimplementasi dengan efektif dan efisien, informasi yang disampaikan tepat dan dapat dipertanggung jawabkan, serta pada akhirnya program dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan finansial target sasaran.

Usai tahap implementasi, peserta akan kembali melaporkan hasil pelaksanaan dalam bentuk implementasi untuk menentukan Juara 1, 2, dan 3 yang juga akan diundang dalam Talkshow and Awarding Ceremony ACTION! pada rangkaian puncak perayaan #TujuhDekadeAsuransiAstra di Jakarta pada September mendatang.

“ACTION! merupakan wadah bagi mahasiswa untuk merealisasikan ide-ide perubahan inovatifnya agar dapat menghasilkan dampak nyata. Kedua belas tim yang masuk ke tahap implementasi tak hanya mampu mengusulkan ide-ide yang baik, namun juga memiliki dasar pemikiran yang jelas, solusi yang relevan, dan dampak yang terukur. Kami harap sesi coaching juga dapat membantu kelancaran implementasi program yang diusulkan dan pada akhirnya seluruh target sasaran mampu merasakan manfaat yang nyata bagi kehidupan mereka,” ujar Laurentius Iwan Pranoto, Head of PR, Marcomm, and Event Asuransi Astra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *